BERSUA 2026: Wujudkan Edukasi dan Aksi Nyata Melalui Gerakan Menanam dengan Sistem Hidroponik

Bantul, 28 Juni 2026 - Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (HIMADIPSOS) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat melalui program BERSUA 2026 (Gerakan Menanam dengan Sistem Hidroponik). Mengusung tema “Satu Bibit, Sejuta Manfaat”, kegiatan ini diselenggarakan di Desa Tambalan RT 06, Pleret, Bantul pada Minggu (21/6/2026) dan Minggu (28/6/2026). Program tersebut bertujuan memberikan edukasi mengenai budidaya tanaman hidroponik sekaligus mengajak masyarakat memanfaatkan barang bekas sebagai media tanam yang ramah lingkungan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh panitia, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Deva Azahra Nugraeni, yang menyampaikan bahwa BERSUA 2026 merupakan wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui edukasi yang aplikatif dan berkelanjutan. Deva berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru mengenai sistem hidroponik, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dengan memanfaatkan barang-barang bekas di sekitar menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Dilanjut sambutan oleh dosen Pendidikan IPS Universitas Negeri Yogyakarta, Bapak Happri Novriza Setya Dhewantoro, M.Pd., yang turut hadir memberikan dukungan dan apresiasi terhadap pelaksanaan program sebagai bentuk implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Dilanjut sambutan dari Bapak Supoyo selaku pengurus TPA Ar-Rahmat, lokasi yang telah kami tempati untuk melakukan kegiatan.

Pada pelaksanaan hari pertama, peserta mengikuti penyampaian materi mengenai konsep dasar hidroponik, manfaat penerapannya, hingga tahapan budidaya tanaman. Setelah sesi materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan media tanam dari galon dan botol bekas dan dilanjut dengan penyemaian benih yang didampingi secara langsung oleh panitia. Penggunaan galon dan botol plastik bekas sebagai media tanam menjadi salah satu daya tarik kegiatan karena memperlihatkan bahwa limbah rumah tangga dapat dimanfaatkan kembali menjadi sarana bercocok tanam yang ramah lingkungan.

Memasuki pertemuan kedua, suasana kegiatan diawali dengan senam bersama untuk membangun semangat dan mempererat kebersamaan antara panitia dengan masyarakat. Selanjutnya, panitia membagikan doorprize kepada peserta sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme mereka selama mengikuti rangkaian kegiatan. Agenda kemudian berlanjut pada praktik pemberian nutrisi hidroponik serta pembagian benih kepada peserta. Melalui pendampingan tersebut, masyarakat dibekali pengetahuan mengenai cara merawat tanaman hingga siap dipanen, sekaligus memahami bahwa barang bekas dapat dimanfaatkan menjadi media tanam yang ekonomis dan memiliki nilai guna bagi kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan BERSUA 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat dan berlangsung dengan baik berkat kerja sama seluruh panitia, dukungan dosen pendamping, serta partisipasi aktif warga Desa Tambalan RT 06. Melalui program ini, HIMADIPSOS UNY berharap masyarakat dapat menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh mengenai budidaya tanaman dengan sistem hidroponik sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan barang bekas sebagai media tanam yang ramah lingkungan. BERSUA 2026 menjadi bukti nyata komitmen mahasiswa Pendidikan IPS UNY dalam menghadirkan program yang edukatif, inovatif, dan berkelanjutan, serta memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih hijau dan produktif.

Penulis: Deva Azahra Nugraeni

Editor: Happri Novriza S.D.