Kreatif dan edukatif, mahasiswa PK UNY terapkan “Snack Challenge” dalam pembelajaran IPS

Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan inovasi pembelajaran melalui permainan edukatif “Snack Challenge” dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SMP Negeri 2 Godean. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 2 September 2026 dengan melibatkan murid sebagai peserta permainan. “Snack Challenge” merupakan media pembelajaran berbasis permainan yang memadukan konsep pembelajaran dengan soal studi kasus, dikemas dalam bentuk snack dengan harga dan bobot nilai yang berbeda-beda. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk inovasi pembelajaran yang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui pembelajaran yang interaktif dan kreatif serta mendorong keterlibatan aktif murid.

Kegiatan ini bertujuan menciptakan suasana pembelajaran IPS yang lebih menarik sekaligus melatih kemampuan murid dalam berpikir kritis, mengambil keputusan, dan memecahkan permasalahan melalui studi kasus. Dalam pelaksanaannya, murid dibagi menjadi beberapa kelompok yang masing-masing terdiri atas dua murid. Setiap kelompok memperoleh anggaran sebesar Rp100.000 yang digunakan untuk membeli snack berisi soal studi kasus. Tersedia empat pilihan snack dengan harga Rp10.000, Rp20.000, Rp30.000, dan Rp40.000. Murid diberikan kebebasan untuk menentukan snack yang akan dibeli sesuai dengan strategi kelompok dan anggaran yang dimiliki. Semakin tinggi harga snack, semakin tinggi pula bobot nilai soal yang diperoleh. Setelah melakukan pembelian, setiap kelompok mengerjakan soal studi kasus yang terdapat pada snack tersebut. Mahasiswa PK UNY berperan dalam menjelaskan aturan permainan, memandu jalannya kegiatan, serta memberikan pendampingan selama proses pembelajaran.

Penerapan “Snack Challenge” memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi murid karena mereka tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat secara langsung dalam menentukan strategi dan menyelesaikan permasalahan. Sistem anggaran dalam permainan turut melatih kemampuan mengambil keputusan dan mempertimbangkan pilihan berdasarkan sumber daya yang tersedia. Sementara itu, soal berbasis studi kasus mendorong murid untuk menganalisis permasalahan dan mengemukakan solusi. Kegiatan ini mendukung SDGs 4 melalui penerapan pembelajaran inovatif dan partisipatif yang dapat membantu mengembangkan keterampilan berpikir kritis serta kemampuan pemecahan masalah murid.

Melalui penerapan “Snack Challenge”, mahasiswa PK UNY berharap inovasi media pembelajaran berbasis permainan dapat menjadi alternatif dalam menciptakan pembelajaran IPS yang lebih aktif, menyenangkan, dan bermakna di SMPN 2 Godean. Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan dengan variasi materi dan bentuk studi kasus sehingga mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih beragam sekaligus mendukung terwujudnya pendidikan berkualitas.